Pentingnya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Hasil Sumber Daya dan Potensi Lokal Oleh Perguruan Tinggi (Pengabdian Pada Masyarakat)


Dosen Faperta UNIBBA (kiri : Putro H. Setiko, MSi. Kanan : Dr. Endang Kantikowati, MP.) melakukan sesi pemotretan sebelum acara seminar dimulai

Pada hari Kamis, 6 September 2018 bertempat di Aula STIE EKUITAS, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Bale Bandung (UNIBBA) mengikuti sebuah seminar yang berkaitan dengan program pengabdian pada masyarakat. Narasumber yang hadir dalam seminar tersebut merupakan para pakar dengan bidang keahlian yang beragam, baik bidang kesehatan dan lingkungan, seni dan budaya, pangan, hingga jasa dan pariwisata.

Keempat Narasumber yang hadir dalam seminar tersebut yakni : Prof. Dr. Rer. nat. Sundani Nurono Soewandhi, Apt (Reviewer Senior Ditlitabmas Dikti/ Dosen Sekolah Farmasi ITB), Juju Masunah, M. Hum., Ph.D (Kepala Pusat Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata LPPM UPI), Dr. Ade Didik Isnandar, AK.,MSi., CA (Direktur Utama PT Jasa dan Kepariwisataan Jawa Barat), dan Dr. Marleen S. Herudiyanto, Ir., MS (Reviewer Ditlitabmas Dikti/ Dosen Teknik Pangan Unpad).

Dalam acara tersebut, narasumber acap kali memberikan motivasi kepada peserta seminar yang tidak lain adalah para tenaga pengajar dari berbagai Perguruan Tinggi di Jawa Barat. Keberhasilan seminar tersebut tampak terlihat dari antusias peserta seminar yang tidak hentinya melayangkan pertanyaan kepada para narasumber.

Dalam seminar tersebut Prof. Sundani mengingatkan peran dosen yang inspiratif yakni dosen yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat secara berimbang. Dengan demikian seorang dosen tidaklah menjadi dosen yang egois ketika menerapkan pendidikan dan penelitian berlandaskan pengabdian untuk masyarakat. Tidak juga menjadi dosen hedonis yang hanya menjadikan pengetahuan sebagai alat pemuas kebutuhan pribadi.

Moderator tengah membacakan curriculum vitae dari dua Narasumber sesi I.
(kiri : Prof. Dr. Rer. nat. Sundani Nurono Soewandhi, Apt.
Tengah : Juju Masunah, M. Hum, Ph. D).

Terungkap dalam seminar bahwasannya sebanyak lebih kurang dari 97 % pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen, gagal mensejahterakan masyarakat. Selain itu, hanya sekitar 4 % hasil dari penelitian yang dapat dimanfaatkan produknya secara langsung oleh masyarakat. Olehkarena itu, paradigma penelitian dan pengabdian kepada masyarakat perlu dirubah. Permasalahan muncul secara alami dari tengah masyarakat, bukan rekayasa dibalik meja untuk mencari dana guna penyelesaian penelitian. Pendampingan masyarakat-pun perlu dilakukan secara penuh dari hulu (inisiasi), titian (persuasi), hingga hilir (responsi).

Dr. Marleen S. Herudiyanto, Ir., MS (tengah), melakukan sesi foto dengan peserta seminar yang aktif bertanya

Pada salah satu sesi seminar, Dr. Marleen mengungkapkan bahwa keterlibatan Perguruan Tinggi Swasta dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat masih sangat dinantikan. Selama ini proposal dan makalah pengabdian kepada masyarakat yang masuk ke Dikti masih didominasi oleh Perguruan Tinggi Negeri favorit.

Terdapat tiga kategori dan sepuluh skema Program Pengabdian Kepada Masyarakat. Kompetitif Nasional, Desentralisasi, dan Penugasan merupakan tiga kategori Program Pengabdian Kepada Masyarakat. Sedangkan skema yang dijalankan antara lain yaitu; Program Kemitraan Masyarakat (PKM), Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK), dan sebagainya.

Tujuan dari digalakannya Program Pengabdian Kepada Masyarakat tidak lain untuk menyelesaikan permasalahan ketimpangan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan hasil sumber daya dan potensi lokal spesifik lokasi. Maka dari itu sinergitas Perguruan Tinggi, Masyarakat, dan stake holders perlu ditingkatkan. Seluruh Civitas Akademika Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Bale Bandung (UNIBBA) dalam hal ini siap berkontribusi secara ilmiah guna mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. (red-Pers_Faperta UNIBBA)

Kerjasama UNIBBA – KTNA Kab. Bandung

Fakultas Pertanian Universitas Bale Bandung (UNIBBA) menjalin kerjasama dengan Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bandung untuk pengembangan, penelitian, dan pengabdian bidang pertanian. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Unibba Dr. Nasep Rahmat.  Dekan Fakultas Pertanian Yudi Yusdian, S.P, M.P yang hadir bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, dosen, dan mahasiswa serta perwakilan karyawan, mengatakan “Hasil panen khususnya dari padi jauh dari kebutuhan hidup, padahal pertanian ini yang menyediakan bahan pangan bagi warga masyarakat”.

 

Seminar Agroteknologi

Seminar Agroteknologi dengan Tema Trend Ilmu Produksi dan Bioteknologi di Bidang Pertanian dengan pemateri:

  1. DR. Ir. Sedyo Hartono, M.P (UGM)
  2. DR. Ir. Tamad, M.S (UNSOED)
  3. DR. Ir. H. Joko Santoso, M.S (UNIBBA)

 

Download Materi

Visitasi Akreditasi Agroteknologi

Akreditasi Agroteknologi (S1)

Fakultas Pertanian pada tanggal 28 Februari – 2 Maret 2017 akan melaksanakan kegiatan Re-Akreditasi BAN-PT untuk Program Studi Agroteknologi (S1).

Asessor yang akan melakukan visitasi adalah:

  1. DR. Sedyo Hartono, Ir., M.P dari UGM
  2. DR. Tamad, Ir., M.Si. dari UNSOED

Semoga hasil visitasi yang akan dilaksanakan bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan nilai Akreditasi yang diharapkan.