Penandatanganan Kerja Sama MoU, MoA, dan IA Fakultas Pertanian Universias Bale Bandung dengan Koperasi Produsen Agronative Pratama Indonesia dalam Penguatan Pembelajaran Berbasis Praktik

Program Studi Agribisnis Fakultase Pertanian Universitas Bale Bandung secara resmi melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Nota Kesepakatan (MoA), dan Implementation Agreement (IA) dengan Koperasi Produsen Agronative Pratama Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengajaran dan pembelajaran berbasis praktik nyata. Kerja sama ini dirancang untuk menjawab tantangan kesenjangan antara teori akademik dan kebutuhan kompetensi dunia kerja, terutama pada sektor koperasi dan agribisnis yang terus berkembang secara dinamis.Penandatanganan ini dilaksanakan pada 22 Februari 2025 di Koperasi Produsen Agronative Pratama Indonesia, Lembang, Bandung Barat.

Kolaborasi antara universitas dan mitra difokuskan pada pengembangan kegiatan pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan lapangan. Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi:

  • Keterlibatan praktisi koperasi sebagai narasumber pada kuliah kepakaran.
  • Pengembangan studi kasus riil koperasi sebagai bahan ajar.
  • Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning).
  • Magang dan asistensi mengajar berbasis industri koperasi.
  • Penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan sektor koperasi.

Melalui skema ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam situasi nyata.

Kerja sama ini mencerminkan sinergi yang saling menguntungkan. Bagi universitas kolaborasi ini menjadi sarana peningkatan kualitas pembelajaran dan relevansi lulusan. Sementara bagi mitra, keterlibatan dalam proses pengajaran membuka peluang transfer pengetahuan, inovasi, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Pendekatan kolaboratif ini juga sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menekankan pembelajaran di luar kelas dan keterlibatan mitra eksternal. Implementasi MoU, MoA, dan IA ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang:

  • Memiliki pemahaman praktis tentang manajemen koperasi
  • Mampu melakukan analisis usaha dan pengambilan keputusan berbasis data
  • Siap beradaptasi dengan dinamika dunia kerja dan kewirausahaan koperasi
  • Memiliki soft skills profesional seperti komunikasi, kerja tim, dan etika kerja

Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga transformatif. Penandatanganan kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam upaya universitas khususnya program studi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, relevansi kurikulum, dan daya saing lulusan. Ke depan, kerja sama ini akan dievaluasi dan dikembangkan secara berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, institusi, dan mitra koperasi.

Kembali ke Atas